
Keerom, Papua – Meski pagi ini hujan mengguyur Kampung Yuwanain, Arso 2, semangat para jama’ah dan relawan untuk melanjutkan kerja bakti dalam pembangunan Masjid Agung Nurul Huda tidak surut sedikit pun. Dengan penuh tekad dan kebersamaan, mereka tetap turun tangan, bergotong royong demi terwujudnya rumah ibadah megah di tapal batas timur Indonesia ini.
Tetesan air hujan yang membasahi tubuh justru menjadi simbol berkah dan pengingat akan ketulusan niat. Dalam suasana yang penuh keikhlasan, para warga bersama personel YONIF 765/WIMANE SILI yang turut hadir meluangkan waktu mereka, bahu-membahu menyumbangkan tenaga untuk pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Keerom.
Masjid Agung Nurul Huda, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan, diharapkan akan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol persatuan umat di wilayah perbatasan. Arsitekturnya yang dirancang megah mencerminkan harapan besar umat Islam di Papua untuk memiliki tempat ibadah yang nyaman, indah, dan membawa keberkahan bagi generasi mendatang.
Kami dari panitia pembangunan Masjid Agung Nurul Huda Kabupaten Keerom mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya kepada TNI YONIF 765/WIMANE SILI dan seluruh warga yang hadir dalam kegiatan kerja bakti hari ini.
Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh umat Muslim dan masyarakat Indonesia agar proses pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar, aman, dan diberi kemudahan oleh Allah SWT.
Dari tapal batas, kita bangun cahaya iman untuk negeri.
| Luas Area | 10.000 m2 |
| Luas Bangunan | 3.245 m2 |
| Status Lokasi | SHM An Masjid Agung Nurul Huda Keerom |
| Tahun Berdiri | 2022 |