Jumat, 20 Maret 2026

Terbit : Kam, 12 Februari 2026

Khutbah Menyambut Bulan Suci Ramadan

Oleh : Nurul Huda Blog / Khutbah Jum'at
Khutbah Menyambut Bulan Suci Ramadan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kepada kita nikmat iman, nikmat Islam, serta kesempatan untuk kembali dipertemukan dengan bulan yang penuh keberkahan.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, dari sahabat Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada akhir bulan Sya’ban menyampaikan khutbah kepada para sahabat. Beliau bersabda:

“Wahai sekalian manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan yang penuh keberkahan. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah mewajibkan puasa di siang harinya dan menganjurkan qiyam (shalat tarawih) di malam harinya. Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah dengan satu amalan sunnah, maka ia seperti melaksanakan satu amalan wajib di bulan lainnya. Dan barang siapa melaksanakan satu amalan wajib, maka ia seperti melaksanakan tujuh puluh amalan wajib di bulan lainnya. Ramadan adalah bulan kesabaran, dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadan adalah bulan kepedulian dan bulan dilapangkannya rezeki bagi orang-orang beriman.”

Hadirin sekalian,

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menjelaskan bahwa barang siapa memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan memberinya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.

Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidak semua dari kami memiliki sesuatu untuk diberikan kepada orang yang berbuka.”

Beliau menjawab, “Allah memberikan pahala itu walaupun hanya dengan sebutir kurma, seteguk air, atau seteguk susu.”

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat. Sepuluh hari pertama adalah rahmat, sepuluh hari kedua ampunan, dan sepuluh hari terakhir pembebasan dari api neraka.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba ‘alaikumush shiyaam kamaa kutiba ‘alalladziina min qablikum la’allakum tattaquun.”
(Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.)

Puasa adalah ibadah yang istimewa. Dalam hadits qudsi Allah berfirman, “Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

Maka sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri menyambut Ramadan, baik secara rohani maupun jasmani.

Pertama: Persiapan Rohani

Kita perkuat tauhid kita. Kita perbanyak istighfar. Kita jaga shalat wajib, karena shalat adalah tiang agama. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa perkara pertama yang akan dihisab pada hari kiamat adalah shalat.

Perbanyak membaca Al-Qur’an, karena ia akan menenangkan hati dan menerangi jiwa. Bersihkan hati dari dosa, karena dosa datang melalui mata, telinga, lisan, tangan, kaki, bahkan hati dan pikiran.

Kedua: Persiapan Jasmani

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk memperbanyak puasa di bulan Sya’ban sebagai persiapan menuju Ramadan. Puasa mendidik tubuh dan jiwa, serta menjadikan seseorang lebih sehat dan kuat dalam beribadah.

Kita memohon kepada Allah dengan doa yang diajarkan Rasulullah:

“Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya’ban wa ballighna Ramadan.”
(Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan.)

Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadan dalam keadaan sehat, beriman, dan penuh kesiapan untuk meraih keberkahan-Nya.

Marilah kita manfaatkan setiap detik di bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amal saleh, memperbanyak sedekah, memperbanyak istighfar, dan menjaga kualitas ibadah kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Khatib : Kewa Aman Raden S.Pd., M.MPd

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Agung Nurul Huda Keerom
Jl. Kasuari, Yuwanaim, Dist. Arso, Kabupaten Keerom, Papua 99468
Luas Area10.000 m2
Luas Bangunan3.245 m2
Status LokasiSHM An Masjid Agung Nurul Huda Keerom
Tahun Berdiri2022
  • Masjid Agung Nurul Huda Keerom - Jl. Kasuari, Yuwanain, Dist. Arso, Kabupaten Keerom, Papua 99468